jump to navigation

THL TBPP 2007, 30 HARI LAGI !! 30 Oktober 2009

Posted by thl4all in Pengumuman DEPTAN.
2 comments
PENGUMUMAN BAGI THL-TB PENYULUH PERTANIAN
ANGKATAN I TAHUN 2007
Nomor :338/SM.600/J/10/2009

Sehubungan dengan akan berakhirnya masa kontrak kerja Tenaga Harian Lepas –Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian Angkatan I pada akhir bulan November2009, dengan ini perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Pada Tahun 2010, Departemen Pertanian tidak akan memperpanjang masa kontrak kerja THL-TB  Penyuluh Pertanian Angkatan I Tahun 2007, dan kepadamereka setelah menyelesaikan tugasnya pada akhir bulan November 2009 akan diberikan sertifikat pengabdian  THL-TB Penyuluh Pertanian.
2. Para THL-TB Penyuluh Pertanian Angkatan I yang telah selesai menjalani masa kontraknya dapat:
(a) mengikuti seleksi umum CPNS di Kabupaten/kota masingmasing sesuai ketentuan yang berlaku;
(b) mengikuti program Penggerak Membangun Desa (PMD) yang akan diselenggarakan oleh Departemen Pertanian;
(c) mengikuti program magang, atau
(d) Program lainnya baik di Pusat maupun Daerah.
3. Berkenaan dengan seleksi umum CPNS (termasuk bagi CPNS penyuluh pertanian) formasi untuk masing-masing kabupaten/kota telah ditetapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan);
4. Seleksi CPNS di kabupaten/kota direncanakan sebagai berikut: (1) ujian saringan pada bulan November 2009; (2) pengumuman hasil ujian saringan pada bulan Desember 2009; dan (3) penetapan sebagai CPNS pada bulan Januari 2010;
5. Bagi setiap THL-TBPP Angkatan I Tahun 2007 yang mengikuti seleksi CPNS diharapkan melaporkan kepada Pimpinan kelembagaan penyuluhan kabupaten/kota setempat, termasuk melaporkan hasil kelulusannya.
6. Pada tahun 2010, Departemen Pertanian akan menyelenggarakan Program Penggerak Membangun Desa (PMD) dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Program ini diperuntukan bagi para THL lingkup Departemen Pertanian Angkatan I yang telah menyelesaikan masa tugasnya dan berminat untuk mengembangkan diri sebagai wirausahawan agribisnis secara berkelompok serta bersedia untuk melaksanakan tugas penyuluhan.
b. Bagi THL yang berminat mengikuti program PMD diharuskan berkelompok dengan THL lainnya dari wilayah yang sama untuk melakukan usaha agribisnis komoditas tertentu.
c. Usaha agribisnis yang dipilih harus memiliki kelayakan usaha dimana keuntungan usahanya mampu memberikan: (1) jaminan keberlanjutan usaha agribisnis, dan (2) insentif kepada anggota kelompok PMD yang besarnya sekitar Rp 15 juta per tahun/orang.
d. Setiap kelompok PMD diberikan bantuan langsung modal usaha yang besarnya berkisar antara Rp 27.000.000,- sampai dengan Rp 127.000.000,-/anggota
e. Jenis usaha agribisnis yang ditawarkan antara lain: (1) PMD Peternakan: usaha penggemukan sapi potong,(2) PMD Hortikultura: usaha tani hortikultura (cabe merah, semangka, melon, krisan, melati, cordelain), (3) PMD Perkebunan: usaha pembibitan tanaman perkebunan (sawit, karet, kakao, lada), dan (4) PMD Tanaman Pangan: UPJA Traktor, Pedal Thresher dan APPO. Khusus UPJA Traktor, Pedal Thresher dan APPO hanya diperuntukan bagi THL-POPT.
f. Untuk tahun 2010 Departemen Pertanian mengalokasikan dana PMD bagi 3.703 orang yang terdiri dari (1) PMD Peternakan sebanyak 1.747 orang, (2) PMD Hortikultura sebanyak 726 orang, (3) PMD Perkebunan sebanyak 754 orang, dan (4) PMD Tanaman Pangan sebanyak 476 orang.
g. Tenaga PMD tidak menerima honor atau insentif dari Departemen Pertanian, kecuali biaya operasional selama maksimal 10 bulan yang besarnya akan ditentukan kemudian.
h. Acuan yang lebih lengkap tentang PMD akan dituangkan dalam bentuk Pedoman Umum dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan PMD.
7. Khusus program magang, saat ini masih terus dijajagi pelaksanaannya dengan BNPTKI, Departemen Tenaga Kerja.
Demikian untuk diperhatikan dan harap maklum.

Jakarta, 30 Oktober 2009
Kepala Badan Pengembangan
SDM Pertanian/Ketua Tim
Penanganan THL Departemen
Pertanian,
ttd.
DR. IR. ATO SUPRAPTO, MS.
NIP 19520202197901001
(www.deptan.go.id)

Iklan

AUDIENSI FK THL-TBPP KAB. BENGKALIS DENGAN BKD & BKP-PP KABUPATEN BENGKALIS 29 Oktober 2009

Posted by thl4all in Artikel THL TBPP.
1 comment so far
Dalam rangka menyikapi berbagai permasalahan yang sedang berkembang FORUM KOMUNIKASI TENAGA HARIAN LEPAS TENAGA BANTU PENYULUH PERTANIAN (FK THL-TBPP) KABUPATEN BENGKALIS PROPINSI RIAU mengadakan Silaturahmi dan Audiensi pada hari Rabu tanggal 14 Oktober 2009 bertempat di Ruang Pertemuan WISMA MAHENDRA Kota Bengkalis. Kegiatan ini merupakan Agenda rutin FK THL-TBPP Kab. Bengkalis yakni pertemuan 3 Bulanan, dan ini merupakan kali kedua setelah terbentuknya Forum ini dimana pertemuan perdana telah dilaksanakan pada Bulan Juli 2009 di BPP Sungai Pakning Kec. Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.
Dalam kegiatan silaturahmi dan Audiensi ini dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bengkalis yang diwakilkan kepada Bapak H. M. Noor Alamsyah, SH selaku Kepala Bidang Ketenagaan BKD Kabupaten Bengkalis dan Bapak Ir. Ahmad Ramli, M.Si selaku Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian (BKP-PP) Kabupaten Bengkalis, Koordinator PPL Kecamatan Bengkalis & Bantan serta Seluruh THL-TBPP se-Kabupaten Bengkalis (36 Orang).
Adapun beberapa tujuan kegiatan ini adalah : 1) Mempererat silaturahmi sesama Penyuluh (THL-TBPP) dan menjalin komunikasi dengan Instansi terkait. 2) Mengevaluasi kinerja sesama Penyuluh Pertanian, bertukar pikiran dan pengalaman dilapangan serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dengan jalan berdiskusi. 3) Meminta Penjelasan dari Pemda (BKD) perihal tindak lanjut Usulan Formasi CPNS Penyuluh Pertanian untuk THL-TBPP Tahun 2010 yang sudah diusulkan oleh Bupati Bengkalis. 4) Meminta Komitmen dan Kebijakan dari Pemda (BKP-PP) terutama untuk THL-TBPP angkatan I tahun 2007 yang kontrak kerjanya akan berahir pada bulan November 2009.
Dalam pengarahan yang disampaikan oleh Kepala BKP-PP dijelaskan bahwa beliau atas nama kelembagaan memberikan Apresiasi yang sangat tinggi sekali kepada FK THL-TBPP KABUPATEN BENGKALIS yang dapat melaksanakan kegiatan ini walaupun dengan cara SWADAYA (iuran dari seluruh THL-TBPP, karena dengan kegiatan ini akan memotivasi penyuluh untuk berbuat yang lebih kreatif. Adapun komitmen dari BKP-PP adalah akan tetap memanfaatkan THL-TBPP termasuk yang kontraknya sudah berahir yakni dengan upaya-upaya didaerah sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya. Sementara itu menurut Kabid Ketenagaan BKD, Pemerintah Daerah kabupaten Bengkalis melalui Bupati sudah mengusulkan Formasi CPNS untuk THL-TBPP kepada Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan badan Kepegawaian Nasional, namun hingga saat ini belum ada realisasinya. Selanjutnya menurut beliau untuk menyelesaikan masalah THL harus dikeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang Pengangkatan THL-TBPP menjadi CPNS melalui jalur khusus, sebagaimana PP yang sudah diatur untuk Sekdes maupun Dokter PTT. Selain itu ada alternatif yang bisa dilakukan oleh Pemda bila PP tersebut belum keluar yakni dengan melakukan PENGALIHAN dari Pusat ke DAERAH.
(@ SUKANTO, SP/THL-TBPP KAB.BENGKALIS-RIAU)

BREAKING NEWS: Keberlanjutan Kontrak Kerja THL TBPP 26 Oktober 2009

Posted by thl4all in FK THL NASIONAL.
2 comments
Mohon bersabar seluruh rekan-rekan THLTBPP mengenai info keberlanjutan kontrak kerja belum ada informasi resmi yang dikeluarkan. Informasi yang bisa kami sampaikan saat ini, bahwa Kami sudah konfirmasi di Kapusbangluhtan Badan SDM Pertanian, Infonya….
Untuk penanganan THLTBPP kedepan semuanya masih dalam proses belum ada keputusan final. Kita semua berharap semoga saja ada keputusan yang jelas dengan perpanjangan kontrak untuk seluruh THL TBPP.
untuk itu pengurus FK THL TBPP Nasional akan segera ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Pusbangluhtan Badan SDM Pertanian, mohon doanya,…semoga yang kita upayakan berhasil.

KETUA  FK  THL TBPP NASIONAL

ttd

DEDY ALFIAN

Menuntaskan Masalah dengan Berpikir Sederhana 9 Oktober 2009

Posted by thl4all in Artikel THL TBPP.
1 comment so far
Selama ini kita menganggap bahwa berpikir secara sederhana memang terlihat sangat mudah. Namun tak jarang solusi sederhana justru terlewatkan begitu saja dalam pikiran kita. Sehingga kita tak sadar ketika menghadapi suatu masalah yang sebenarnya sederhana terkadang kita justru mencari cara-cara penyelesaian yang rumit. Kisah-kisah berikut mungkin bisa menjadi bahan pemikiran, betapa berpikir sederhana justru mampu mengatasi masalah-masalah yang terlihat rumit :
1. Detektor Kotak Sabun

Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong.

Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut.

Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.

Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.

2. Bolpen Luar Angkasa

Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.

Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?. Mereka menggunakan pensil!.

3. Lift yang Sibuk

Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve.

Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, “Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu”. Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan “menunggu” dan merasa “tidak menunggu lift”.

Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat elakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah. (sumber: http://bisnisukm.com)

SILATURAHIM KELUARGA BESAR BP4K CILACAP 7 Oktober 2009

Posted by thl4all in FK THL TBPP CILACAP.
add a comment
Dalam rangka merayakan Idul Fitri 1430 H, Keluarga besar BP4K Cilacap mengadakan acara “Silaturahim Keluarga Besar BP4K Kabupaten Cilacap”. Acara yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2009 dihadiri oleh Wakil Bupati kabupaten Cilacap, bapak H. Tatto Suwarto Pamuji; Kepala BP4K Cilacap, bapak Ir. Sujito, M.Si; Kepala Dinas dirumpun Pertanian;pejabat di lingkup BP4K dan para PPL PNS beserta istri maupun 99 THL TBPP Cilacap.
Arahan dan pesan dari bapak Wakil Bupati dan bapak Kepala BP4K menjadikan pemicu dan menambah semangat baru bagi seluruh tenaga penyuluh yang ada dilingkup BP4K Kab. Cilacap untuk lebih dan terus memberikan yang terbaik bagi kejayaan dunia pertanian khususnya di kabupaten Cilacap. Acara yang dikemas dalam suasana yang sederhana dan khikmad ini benar-benar memberikan kedekatan diantara peserta yang hadir. Sejenak 16 THL TBPP dari 99 orang total THL TBPP di Cilacap bisa melupakan dari kegundahan hati menyongsong akhir masa kontrak.
Tidak ada manusia yang luput dari salah dan dosa mungkin itu salah satu yang bisa dipetik dari hikmah silaturahim yang disampaikan oleh bapak Kyai. Oleh karena itu sudah semestinya kita saling bermaaf-maafan. Acara Silaturahim Keluarga Besar BP4K Kab. Cilacap ditutup dengan berjabat tangan.